Fenomena Cappuccino Cincau Pekanbaru

IMG3002 Fenomena Cappuccino Cincau PekanbaruYuhuuuu…. Sudah lama saya tidak update di blog kesayangan ini. Kali ini saya akan membahas tentang Cappucino cincau yang sedang marak di kota Pekanbaru – Riau ini. Mungkin terdengar biasa saja… Cappucino di campur dengan cincau. Tapi hal ini tidak merubah minat warga Pekanbaru untuk mencoba nya. Hampir di tiap tiap jalan ada saja yang menjual minuman ini. Karena bingung juga, saya dan beberapa teman lainnya berinisiatif mencoba minuman ini. Apa ada bedanya dengan yang biasa.

Kami berkeliling, sampai menemukan beberapa tempat yang untuk memesan minuman tersebut sampai antri yang begitu lama. Setidaknya lebih dari 5 tempat yang kami temui harus memesan minuman tersebut dengan antri. Selain tempat berjualan yang biasa aja yang hanya memakai etalase kecil – kecilan, ga butuh kedai ataupun bangunan yang besar, tidak mengurangi niat para pembeli untuk mencoba minuman ini. Alhasil kami pun ikut mencoba antri. Sempat kesal karena antrinya, namun itu semua terobati ketika minuman tersebut tiba di tangan kami. Saya pun mencoba dengan tidak sabarnya. Well… mungkin rasanya sama dengan cappuccino yang di jual di café – café ataupun buat sendiri menggunakan sachet yang di jual bebas. Namun ketika saya memulai, baru ada sedikit perbedaan. Cincau yang  parut/ potong potong terasa kenyal ketika melewati mulut. Wah di tambah dengan dingin es yang sudah larut ke dalam cappuccino memakai mixer. Pantas saja rasanya beda. Pertama pasti cincau yang terasa, namun ketika mau habis, akan terasa dingin banget esnya. Hahahha yang tidak disangka pun datang, karena dingin, gigi saya mengalami ngilu. Tapi saya tidak memperdulikannya malah terus minum. Berdasarkan informasi yang saya dapat, cappuccino yang di pakai tidak sama dengan cappuccino sachet yang ada di televisi ataupun di iklan iklan. Cappuccino nya merupakan cappuccino kiloan. Maklum saja.. saya sempat bingung, dengan harga yang relative murah Rp. 5000 saya sudah bias mendapatkan cappuccino cincau ini. Di bandingkan kita duduk di café – café dengan meminum cappuccino namun minus cincau plus float, harganya jauh sekali berbeda. Untuk cincau seperti biasa di parut. Pengganti cincau mungkin bisa menggunakan jelly. Well bisa di coba sendiri kan ?? Sorry kalo ceritanya ga nyambung,… soalnya masih menikmati icon razz Fenomena Cappuccino Cincau Pekanbaru

*Nb. Saya pernah minum 2 gelas dalam jangka waktu 1 Jam… Waspada… bisa bisa anda tidak bisa tidur. Melek terus ahahahah

Harga : Mulai Rp. 4.000

Be Sociable, Share!
  • more Fenomena Cappuccino Cincau Pekanbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Anti-Spam Quiz: